Hubungan Regulasi Emosi Terhadap Kecenderungan Perilaku Self Injury Pada Wanita Dewasa Awal Yang Sedang Putus Cinta

Main Article Content

Fairuz Sabrina
Sitti Murdiana

Abstract

Individu dewasa awal yang sedang mengalami putus cinta akan merasakan kesedihan dan perasaan marah apabila dibandingkan oleh individu yang sedang dalam hubungan stabil sehingga memicu terjadinya perilaku melukai dirinya sendiri (self-injury) dikarenakan ketidakmampuan dalam mengelola emosi dengan baik. Hal tersebut sebagian besar terjadi pada individu wanita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dan perilaku self injury pada wanita dewasa awal yang sedang putus cinta. Subjek pada penelitian ini sebanyak 60  wanita yang berada pada usia dewasa awal yang sedang putus cinta dan melakukan self-injury di Kota Makassar. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental Berdasarkan hasil uji hipotesis  Spearman Rank yang dilakukan menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara regulasi emosi dan self injury pada wanita dewasa awal yang sedang putus cinta di Kota Makassar (p = 0,000 < 0,05). Koefisien korelasi variabel regulasi emosi dan self injury sebesar -0,249  dan tergolong pada kategori lemah. Implikasi pada penelitian ini menjadi bahan evaluasi bagi wanita dewasa awal untuk dapat melampiaskan segala bentuk emosinya kepada hal yang positif dan tidak merugikan dan dapat melihat resiko dan bahaya dalam perilaku self injury.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Fairuz Sabrina, & Sitti Murdiana. (2024). Hubungan Regulasi Emosi Terhadap Kecenderungan Perilaku Self Injury Pada Wanita Dewasa Awal Yang Sedang Putus Cinta. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1), 560–567. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i1.5413
Section
Articles