Community Based Tourism di Balirangen, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro

Main Article Content

Roosalina Hera Lucia
Oktavianus Wayan Semuel
Steven Yones Kawatak
Novelia Grifit Makikama

Abstract

Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro memiliki objek wisata yaitu Monumen Yesus Memberkati di Desa Balirangen, Kecamatan Siau Tenggara.   Tempat wisata ini merupakan salah satu dari 7 keajaiban Siau Tagulandang Biaro, tidak hanya monumen yang menjadi daya tarik dari tempat wisata ini tetapi juga memiliki pemandangan alam laut yang indah.  Tak heran jika tempat wisata ini banyak dikunjungi wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Permasalahan yang perlu diangkat dalam penelitian ini berfokus pada community based tourism.  Apa saja faktor-faktor yang mendorong dan menghambat masyarakat desa Balirangen dalam mengembangkan daya tarik wisata? Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif yang dijelaskan dan dideskripsikan melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumenter. Partisipan dalam penelitian ini adalah staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro dan Masyarakat Desa Balirangen.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Lucia, R. H., Semuel, O. W., Kawatak, S. Y., & Makikama, N. G. (2024). Community Based Tourism di Balirangen, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1), 1693–1705. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i1.5708
Section
Articles

References

Bentar, (2019). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Pariwisata Pantai Solo, Desa Pulau Cawan Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir. Pekanbaru: Universitas Islam Riau.

Cooke, B. &. (2018). Participation: The new tyranny. Zed Books., 1-20.

Cornwall, A. &. (2014). Spaces for change? The politics of citizen participation in new democratic arenas. Zed Books, 1-20.

Creswell, J. W. (2014). Research design: qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.

Khalida, J. (2016). Jurnal Administrasi Bisnis. Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Psikologi Konsumen Terhadap Kepuutusan Pembelian, 59-67.

Lidiawati,T., dan Soesanti,A. (2018). Penerapan Community Based Tourism (CBT) dalam Pengembangan Desa Wisata di Desa Duyung, Trawas, Mojokerto. Sendimas. http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/38306, 265-270.

Majir, Abddul, Dr. (2019). Peran Pendidikan dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia dibidang Pariwisata. Unikast paulus, 1-12.

Murphy, P. E. (2014). Sustainable Tourism in Islands and Small States: Issues and Policies. Sustainable tourism development: A reality check.in L. J. Briguglio, D. L. Butler, D. B. Harrison, & R. P. Mifsud., 15-30.

Nurhidayati, S. E. (2012). Community based tourism sebagai pendekatan pembangunan.

Sabila, I. S. (2023). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Ekonomi melalui Pengelolaan Pariwisata Pantai Muara Indah Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus. Lampung: Universitas Isalm Negeri Raden Intan.

Safrianto, Y. (2015). Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Simeulue. Jurnal.utu.ac.id, 76-87.

Sisfenti, N. E. (2016). Jurnal Pengembangan Desa Wusata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism-CBT di Desa Sukajadi Kecamatan Carita).

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta,

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian dan Pengembangan. Bandung: Alfabet.