Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari Masyarakat Indonesia
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna Pancasila serta tantangan yang dihadapi dalam implementasinya di masyarakat. Metode yang digunakan adalah observasi langsung dan wawancara informal untuk memahami penerapan nilai-nilai Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap sila Pancasila memiliki relevansi dalam kehidupan sehari-hari, meskipun tantangan seperti perkembangan teknologi, korupsi, kolusi, nepotisme, dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap Pancasila menghambat implementasinya. Diperlukan kesadaran dan tindakan kolektif untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat, seperti toleransi, keadilan, dan kebersamaan. Kesimpulannya, Pancasila perlu diterapkan secara konkret dalam kehidupan sehari-hari agar dapat berfungsi sebagai pedoman yang relevan di tengah tantangan zaman.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
S. Yunita and A. Dewi, “Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara,” Penelit. Pendidik. Pancasila dan Kewarganegaraan, vol. 1, no. 4, pp. 98–104, 2021, [Online]. Available: https://doi.org/10.56393/decive.v1i12.274
B. D. Widiansyah and F. U. Najicha, “Implementasi Lima Sila Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari,” 2020.
M. A. Nurcahya and D. A. Dewi, “Implementasi Nilai Dasar Pancasila Dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Negara di Kehidupan Sehari-Hari,” Edukatif J. Ilmu Pendidik., vol. 3, no. 3, pp. 631–639, 2021, doi: 10.31004/edukatif.v3i3.411.
M. . Ardhani, I. Utaminingsih, I. Ardana, and R. . Fitriono, “IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI,” Gema Keadilan, vol. 9, no. 2, pp. 81–92, 2022, [Online]. Available: https://doi.org/10.14710/gk.2022.16167
C. S. Saragih, “Implementasi Nilai Pendidikan Pancasila Di Era Digital Pada Siswa Sdn 101964 Jaharun a Kecamatan Galang,” ALFIHRIS J. Inspirasi Pendidik., vol. 1, no. 3, pp. 41–51, 2023, doi: 10.59246/alfihris.v1i3.273.
P. R. Indonesia, “Undang Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.” [Online]. Available: http://repository.crmsindonesia.org/bitstream/123456789/198/1/PENYELENGGARAAN NEGARA YANG BERSIH DAN BEBAS DARI KORUPSI%2C KOLUSI%2C DAN NEPOTISME.pdf
S. K. Arfina, S. N. H. Meidi, W. Sari, Y. Wahyuni, and R. G. Nugraha, “Pengaruh Masuknya Budaya Asing Terhadap Nilai-Nilai Pancasila Pada Era Milenial,” J. Kewarganegaraan, vol. 6, no. 1, pp. 2150–2152, 2022.
D. Fatmala Putri, Andriani, W. Ratna Sari, and F. L. Nabbila, “Problematika Ketimpangan Ekonomi Dalam Sistem Ekonomi Di Indonesia,” J. Ilm. Ekon. dan Manaj., vol. 1, no. 4, pp. 163–172, 2023, [Online]. Available: https://doi.org/10.61722/jiem.v1i4.330
Y. R. U. Sianturi and D. A. Dewi, “Penerapan Nilai Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari Hari Dan Sebagai Pendidikan Karakter,” J. Kewarganegaraan, vol. 5, no. 1, pp. 222–231, 2021, doi: 10.31316/jk.v5i1.1452.
Yusdiyanto, “MAKNA FILOSOFIS NILAI-NILAI SILA KE-EMPAT PANCASILA DALAM SISTEM DEMOKRASI DI INDONESIA,” Fiat Justisia J. Law, vol. 10, no. 2, pp. 221–412, 2016, [Online]. Available: http://jurnal.fh.unila.ac.id/index.php/fiat