Karakter Religius Pada Remaja Yang Ditinggal Orang Tuanya Merantau

Main Article Content

Roben Hendri

Abstract

As a result of economic demands and the difficulty of finding a permanent income due to unfavorable geographic conditions, as well as a lack of capital, coupled with insufficient knowledge to try, parents are forced to leave their children to become migrants. The aim of this research is to determine the factors that encourage parents to go abroad and the condition of the religious character of the teenagers they leave behind, as well as the responsibility of parents who migrate towards the religious character of the teenagers they leave behind. In terms of research methodology, the researcher used qualitative research. Meanwhile, the techniques used in collecting data are through observation, unstructured interviews and documentation. The results of this research explain that: First, there are two factors that encourage parents to migrate, including internal factors and external factors. Second, the condition of teenagers' religious character.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hendri, R. (2024). Karakter Religius Pada Remaja Yang Ditinggal Orang Tuanya Merantau. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(6), 8396–8404. https://doi.org/10.56799/jceki.v3i6.5934
Section
Articles

References

Aqib, Zainal, (2012), Pendidikan Karakter di Sekolah Membangun Karakter dan Kepribadian Anak, Bandung: Yrama Widya

Alim, Muhammad, (2006), Pendidikan Agama Islam, Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Elearning Pendidikan, (2011). Membangun Karakter Religius Pada Siswa Sekolah Dasar.

Gunawan, Heri, (2014), Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi, Bandung: ALFABETA

Helmawati, (2017), Pendidikan Karakter Sehari-hari, Bandung: PT Remaja Rosdakarya

H.M. Arifin, (1978), Hubungan Timbal balik Pendidikan Agama di Lingkungan

Sekolah dan Keluarga, Jakarta: Bulan Bintang

I Gede Ketut Suntajaya, (2014) “Faktor-Fator Yang Mempengaruhi Terjadinya Urbanisasi Di Provinsi Bali,” Jurnal Kependudukan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Vol. X, No. 2: 61 – 7

Kemendiknas, (2010), Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter bangsa, Pedoman Sekolah. Jakarta: Balitbang

Mustari, Mohamad, (2014), Nilai Karakter Refleksinya untuk Pendidikn, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada

Nata, Abuddin. (2013). Akhlak Tasawuf dan Karakter Mulia, Jakarta: Raja Grafindo Persada

Samani, Muchlas dan Hariyanto, (2013), Konsep dan Model Pendidikan Karakter, Bandung: Remaja Rosdakarya

Sugiyono, (2021), Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D), Bandung: Alfabeta CV