Pengaruh Korupsi Dana Bos (Bantuan Operasional Sekolah) Terhadap Fasilitas Dan Kualitas Belajar Sekolah

Main Article Content

Aisyah Nur Aini
Alfeyda Raya Ristvie Az-Zahra
Audyra Nabila Yusuf
Ega Azkia Putri Riswandi
Vina Anggraeni
Bintang Naufal Ramadhan

Abstract

Korupsi di sektor pendidikan Indonesia telah berkembang menjadi masalah sistemik yang mengganggu kualitas pendidikan dan pemerataan akses siswa. Sumber daya terbuang sia-sia dan kualitas pendidikan menurun akibat korupsi, terutama dalam pengelolaan dana BOS, penyediaan fasilitas, dan penerimaan siswa. Keserakahan, gaya hidup konsumtif, moral yang buruk, kesenjangan sosial, dan penegakan hukum, transparansi, dan pengawasan yang lemah merupakan beberapa penyebab korupsi. Ketimpangan, keterbatasan akses pendidikan, dan menurunnya kualitas pendidikan merupakan dampaknya. Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pendidikan, penguatan pengawasan, dan pembinaan kerja sama antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam memerangi korupsi. Sistem pengadaan secara elektronik dan pendidikan antikorupsi dapat membantu membangun sistem pendidikan yang bersih dan berintegritas.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Aisyah Nur Aini, Alfeyda Raya Ristvie Az-Zahra, Audyra Nabila Yusuf, Ega Azkia Putri Riswandi, Vina Anggraeni, & Bintang Naufal Ramadhan. (2024). Pengaruh Korupsi Dana Bos (Bantuan Operasional Sekolah) Terhadap Fasilitas Dan Kualitas Belajar Sekolah. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1), 546–553. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i1.6334
Section
Articles