Makna Filosofis dari Tradisi di Bembeng Pada Keluarga Karaeng di Desa Tuju Kabupaten Jeneponto Guna Menjaga Nilai Kearifan Lokal

Main Article Content

A. Tri Arwina Dheafati
Muhammad Syukur

Abstract

Tradisi di Bembeng merupakan tradisi penting dilaksnkan pada prosesi pernikahan dan memiliki makna yang dalam bagi keluarga Karaeng di desa Tuju Bangkala barat, Kabupaten Jeneponto. Metode Penelitian yang digunakan adalah observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat setempat. Hasil Penelitian menujukkan bahwa Tradisi di Bembeng tidak bisa dilaksanakan oleh sembarangan orang dan hanya bisa dilaksanakan oleh yang mempunyai garis keturunan yang jelas atau leluhurnya pernah diangkat menjadi Kareng. Tradisi di Bembeng mampu bertahan dengan baik diera modern yang mampu menggeser segala bentuk tradisionalisme membuktikan masyarakat desa Tuju dalam hal ini keluarga yang berstatus Karaeng bisa menjaga dengan baik warisan tradisiatau budaya leluhurnya.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Dheafati, A. T. A. ., & Syukur, M. . (2025). Makna Filosofis dari Tradisi di Bembeng Pada Keluarga Karaeng di Desa Tuju Kabupaten Jeneponto Guna Menjaga Nilai Kearifan Lokal. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(2), 759–763. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i2.6595
Section
Articles

References

Lestari, A., & Mustafa, Z. (2023). Tradisi Mamose di Desa Topoyo Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah. Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab, 865-884.

Muhammad, F., & Yosefin, Y. (2021). Peran kearifan lokal pada pendidikan karakter dimasa pandemi (suatu kajian studi literatur manajemen pendidikan & ilmu sosial). Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 2(2), 519-528.

Nadlir, M. (2014). Urgensi pembelajaran berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 2(2), 299-330.

Sutopo, J., Sariban, S., & Irmayani, I. (2024). Makna Filosofi Diksi Bahasa Nelayan: Studi Kajian Budaya. HASTAPENA: Jurnal Bahasa, Sastra, Pendidikan Dan Humaniora, 1(1), 1-14.

Syafrita, I., & Murdiono, M. (2020). Upacara Adat Gawai Dalam Membentuk Nilai-Nilai Solidaritas Pada Masyarakat Suku Dayak Kalimantan Barat. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 22(2), 151-159.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kualitatif, kwaliatif, dan R&D. CV ALFABETA

Tumangkeng, S. Y. L., & Maramis, J. B. (2022). Kajian pendekatan fenomenologi: Literature review. Jurnal Pembangunan Ekonomi Dan Keuangan Daerah, 23(1), 14-32.