Analisis Teori Graph Pada Jaringan Komunikasi Dengan Model Pembelajaran Kolaboratif di Kelas Matematika Menggunakan Microsoft NodeXL
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan teori graf dalam memahami jaringan komunikasi siswa saat belajar matematika secara kolaboratif, dengan memanfaatkan Microsoft NodeXL sebagai alat analisis. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pola interaksi matematis di antara siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan. Metode kuantitatif diterapkan dengan melibatkan 33 siswa yang dibagi menjadi lima kelompok berdasarkan metode pengelompokan acak dan kedekatan hubungan pertemanan. Data diambil melalui pretest, posttest, dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teori graf memberikan gambaran yang jelas tentang pola komunikasi siswa, termasuk interaksi antara siswa dan pembentukan kelompok kecil. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran kolaboratif dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dalam diskusi kelompok. Penelitian ini memberikan sumbangan signifikan terhadap pengembangan strategi pembelajaran yang memanfaatkan analisis jaringan komunikasi.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Arends, R.I. (2012). Learning to Teach. New York: McGraw-Hill.
Boccaletti, S., Latora, V., Moreno, Y., Chavez, M., & Hwang, D. (2006). Complex Networks: Structure and Dynamics. Physics Reports, 424(4-5), 175–308.
Fraser, B. J. (2012). Classroom Environment. In Handbook of Research on Science Education.
Johnson, D.W., & Johnson, R.T. (2009). An Educational Psychology: Success for All Students. Boston: Allyn and Bacon.
Kusumawati, R. (2017). Komunikasi Matemtis Siswa dalam Diskusi Berpasangan pada Siswa Kelas VIII.
Midgett, C. W., & Eddins, S. K. (2001). NCTM’s principles and standards for school mathematics: Implications for administrators. Nassp Bulletin, 85(623), 35–42.
Prayitno, S., Suwarsono, S., & Siswono, T. Y. E. (2013). Komunikasi matematis siswa SMP dalam menyelesaikan soal matematika berjenjang ditinjau dari perbedaan gender. Prosiding FMIPA UNY, 384–389.
Sanjaya, A., & Matematika, P. (n.d.). Penggunaan Teori Graf Dalam Optimisasi Jaringan Komunikasi. In Duniailmu.org (Vol. 3, Issue 1).
Slavin, R.E. (2014). Cooperative Learning in Elementary Schools. In Handbook of Research on Learning and Instruction.
Sato, M. (2007). Tantangan yang harus dihadapi sekolah, makalah dalam bacaan rujukan untuk lesson study–berdasarkan pengalaman Jepang dan IMSTEP. Jakarta: Sisttems.
Tamur, M., Kusumah, Y. S., & Juandi, D. (2012). Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbasis Etnomatematika sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemahaman dan Komunikasi Matematis Mahasiswa PGSD. SIGMA DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), 20–33.
Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Umar, W. (2012). Membangun kemampuan komunikasi matematis dalam pembelajaran matematika. Infinity Journal, 1(1), 1–9.
Wahyuni, S. (2018). Strategi Pembelajaran Aktif Berbasis Kolaboratif untuk Meningkatkan Kinerja Siswa. Yogyakarta: Deepublish.
Wang, M.T., Degol, J.L., & Eccles, J.S. (2018). The Role of Social Relationships in Students' Motivation and Engagement. In Handbook of Motivation at School.