Harmoni Jiwa dan Iman dalam Membangun Hubungan Sehat Perspektif Kristen
Main Article Content
Abstract
Pacaran merupakan fase penting dalam kehidupan yang bertujuan sebagai persiapan menuju pernikahan. Dalam konteks Kristen, pacaran diharapkan tidak hanya menjadi relasi romantis, tetapi juga sarana untuk membangun kekudusan dan pertumbuhan rohani. Artikel ini mengeksplorasi nilai-nilai Alkitabiah yang relevan dalam pacaran Kristen, seperti kasih sejati (agape), kekudusan, dan komitmen, serta tantangan modern yang dihadapi oleh kaum muda Kristen. Tantangan-tantangan ini meliputi pengaruh budaya permisif, media sosial, pornografi, dan relativisme moral, yang sering kali merusak nilai-nilai kekristenan dalam hubungan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menganalisis prinsip-prinsip kekudusan, peran gereja, serta pentingnya bimbingan keluarga dalam membentuk pemahaman kaum muda tentang pacaran yang berpusat pada Kristus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pacaran Kristen yang dijalani dengan penghormatan terhadap firman Tuhan dan disiplin diri dapat menjadi sarana signifikan untuk memperdalam iman, membangun karakter Kristiani, dan memuliakan Tuhan. Penelitian ini menegaskan pentingnya menjadikan keselarasan rohani sebagai fondasi utama dalam hubungan, sehingga pacaran tidak hanya menjadi tahap perkenalan, tetapi juga persiapan yang kudus menuju pernikahan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Anugerah, B. (2022). Mencari Pasangan Hidup Ala Abraham: Sebuah Tinjauan Kejadian 24 Ayat 7 dan Usulan Bagi Pencarian Pasangan Hidup Gen Z Kristen.
Carvalho, F. K., & Mulla, Z. R. (2023). All you need is love: the relationship between agape and work outcomes. International Journal of Organizational Analysis, 31(4), 1061–1080. https://doi.org/10.1108/IJOA-04-2021-2713
Colin G. Kruse. (2008). Tyndale New Testament Commentaries 2 Corinthians. In L. Morris (Ed.), Tyndale New Testament Commentaries; Corinthians (Second edi). Inter-Varsity Press.
Dei, E. E. Y. D. (2015). EFFECTS OF PORNOGRAPHY ON CHRISTIAN MARRIAGE: AN EMPIRICAL. Global Journal of Arts Humanities and Social Sciences, 3(1), 1–13.
Ethics, C. (2016). Society of Christian Ethics Complicating the Command : Agape in Scriptural Context Author ( s ): Amy Laura Hall Source : The Annual of the Society of Christian Ethics , Vol . 19 ( 1999 ), pp . 97-113 Published by : Society of Christian Ethics Stable URL : 19(1999), 97–113.
Fellina, G. (2019). How Far Is Too Far?: Meninjau Praktik Sentuhan Fisik (Physical Touch) Dalam Relasi. Consilium, 20(2), 172–186.
Firmansah, E., & Wibowo, A. P. (2022). Pendampingan Pastoral bagi Pacaran Beda Agama di Gereja Beth-El Tabernakel Sei Menggaris Menurut 2 Korintus 6:14-18. Real Coster : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 52–65. https://doi.org/10.53547/rcj.v4i2.163
Geisler, N. L. (2010). Christian Ethics. In Baker Book House Company. Baker Academic a division of Group Grand Rapids.
Hermanto, Y. P., & Cyntiawati, D. (2024). Prinsip-prinsip Pacaran Perjanjian Alkitabiah bagi Kaum Muda Kristen. Sanctum Domine: Jurnal Teologi, 13(2), 347–360. https://doi.org/10.46495/sdjt.v13i2.207
Intarti, E. R. (2023). Peran Guru Penddidikan Agama Kristen Sebagai Konselor Pastoral Dalam Pendampingan Pacaran Di Kalangan Remaja. Jurnal Dinamika Pendidikan, 16(2), 201–209. https://doi.org/10.51212/jdp.v16i2.205
Jeane Paath, Yuniria Zega, F. P. (2020). Konstruksi Pernikahan Kristen Alkitabiah. Scripta Teologi Dan Pelayanan Kontekstual, 8(2), 181–202.
Kennedy, G. (2024). Ecclesiastes and life: a testimony to God, joy and frustration.
Moleong, L. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Morrow, T. G., & Morrow, F. T. (2016). Christian Dating in a Godless World. Sophia Institute Press. https://books.google.co.id/books?id=XU5fzQEACAAJ
Naibaho, P. (2019). Contribution of Christian Values Upon Students’ Character of Dating at Tarutung State Christian Religion Institute. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 414(Iceshe 2019), 144–148. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200311.028
Nathanael Yitshak Hadi, Y. P. H. (2024). Mencegah Diperhamba Pornografi Di Era Sosial Media. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(10), 1–23.
Nazara, Z. (2021). Peranan Etika Kristen Dalam Membangun Pranikah Yang Kudus Bagi Remaja Kristen. Ra’ah: Journal of Pastoral Counseling, 1(1), 29–34. https://doi.org/10.52960/r.v1i1.47
Rahmawati, A. S., & Dewi, R. P. (2019). PENYALAHGUNAAN SEKS DIKALANGAN PEMUDA DALAM PERSPEKTIF AL KITAB MENURUT I KORINTUS 6:12-20. Syntax Literate : Jurnal Ilmiah Indonesia, 4, 274–282.
Sa’adatina. (2017). Penggunaan Media Sosial Dalam Dinamika Hubungan Pacaran: Studi Terhadap Penggunaan Instagram Pada Pasangan Berpacaran. Universitas Diponegoro, 5(4), 1–10. https://ojs.iainbatusangkar.ac.id/ojs/index.php/proceedings/article/view/898
Smith, C., & Snell, P. (2009). Souls in Transition: The Religious Lives of Emerging Adults in America. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780195371796.001.0001
Suharani, M. P. P. (2021). Studi Fenomenologi: Dukungan Sosial dan Kualitas Hubungan Pacaran Beda Agama pada Dewasa Awal.
Togatorop, M. T., Lase, M. B., Kurnia, R., Padang, D. R., Situmorang, E., Pelle, M., & Silaban, E. E. B. (2019). Edukasi Pernikahan Masyarakat Kristen Dalam Pencegahan Perceraian. REAL COSTER: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1–6.
Wahju Astarjo Rini, C. E. A. A. F. (2022). Pendidikan Kristen dalam Pelayanan Konseling Pranikah di Era Disrupsi. Teologi Berita Hidup, 4.
Wallenburg, E. G. (2016). HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN SIKAP ORANG TUA TERHADAP PACARAN BEDA AGAMA. Fakultas Psikologi UNIKA Soegijapranata Semarang.