Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis Kompetensi: Tantangan dan Strategi Menghadapi Era Globalisasi

Main Article Content

Abdul Bari
Hermansyah Hermansyah
Ridwan Rosdiawan

Abstract

Kurikulum di perguruan tinggi memainkan peran strategis dalam membentuk lulusan yang kompeten dan siap bersaing di era globalisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar, peran, manfaat, serta tantangan dalam pengembangan kurikulum di perguruan tinggi, khususnya yang berbasis kompetensi. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk menggali berbagai teori dan pandangan ahli mengenai kurikulum pendidikan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis kompetensi dirancang untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja melalui pengembangan keterampilan dasar, kemampuan berpikir kritis, dan kualitas personal mahasiswa. Namun, tantangan dalam pengembangan kurikulum meliputi relevansi terhadap perkembangan teknologi, fleksibilitas, dan penyesuaian terhadap tuntutan era Society 5.0. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan inovatif dalam merancang kurikulum yang lebih dinamis dan adaptif. Dengan adanya komitmen dari semua pihak, pengembangan kurikulum yang efektif dapat meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan kontribusi signifikan dalam mencetak sumber daya manusia unggul di masa depan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Bari, A. ., Hermansyah, H., & Rosdiawan, R. . (2025). Pengembangan Kurikulum Perguruan Tinggi Berbasis Kompetensi: Tantangan dan Strategi Menghadapi Era Globalisasi. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(3), 37–42. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i3.6920
Section
Articles

References

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2014). Panduan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi Berbasis KKNI.

Fauzan, A. (2022). Desain Kurikulum dan Pembelajaran Abad 21. Kencana Prenada Media Group.

Islam, D. P. T. K., Islam, D. J. P., & Republik, K. A. (2018). Panduan Pengembangan Kurikulum PTKI Mengacu pada KKNI dan SN-Dikti.

Kemendikbud. (2020). Panduan Kebijakan Merdeka Belajar. Kampus Merdeka.

Lalu, T. (2021). Tantangan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam dan Strategi Pengembangannya Dalam Menghadapi Tuntutan Kompetensi Masa Depan. JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 8(1), 26–37. M, N. (2014). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia.

Mudzakkir, A. M. & J. (2006). Ilmu Pendidikan Islam. Kencana Prenada Media Group.

Muhaimin. (2009). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Madrasah, Dan Perguruan Tinggi. Raja Grafindo.

Mujib, A. (2017). Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Masyarakat. Prenada Media.

Mulyasa, E. (2013). Kurikulum Berbasis Kompetensi: Konsep, Karakteristik, dan Implementasi. Remaja Rosdakarya.

Nanda, A. R., Khaeruddin, Madeamin, I., Nasrun, Firdaus, A. M., & Nurdiyanti. (2023). PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDEKATAN OUTCOME BASED EDUCATION ( OBE ). Universitas Muhammadiyah Makassar.

Permendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. (n.d.).

Rahayu, Y. (2023). Problematika Kurikulum di Sekolah Dasar. JURNAL Pendas, 8(1), 3177–3190.

Sofanudi, A. (2019). Best Practice Implementasi Kurikulum Pada Sekolah Alam Insan Mulia (SAIM) Surabaya. Jurnal SMART, 5(1), 18–35.

Sudin, A. (2014). Kurikulum dan Pembelajaran. UPI PRESS.

UNESCO. (2015). Rethinking Education: Towards a Global Common Good. UNESCO Publishing.

Wita Anggraini, H. (2021). Feformasi Pendidikan