Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Mahasiswa Kebidanan Terhadap Program Mahasiswa Peduli Stunting (Penting) Di Akademi Kebidanan Langkat

Main Article Content

Widiya Nisa
Lily

Abstract

Dalam upaya mengatasi masalah stunting perlu dilakukan inovasi untuk mendukung program percepatan penurunan stunting melalui Program Mahasiswa Peduli Stunting atau Mahasiswa Penting. Melalui program ini, Mahasiswa dapat berperan melakukan edukasi dan mengaplikasikan keilmuannya dalam rangka pencegahan dan penanganan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa sebagai edukator kesehatan dalam pelaksanaan program mahasiswa peduli stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi D-III Kebidanan sebanyak 77 orang. Pengambilan sampel dengan tehnik accidentaly sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner google form secara online. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa sudah pernah mengetahui terkait program mahasiswa peduli stunting melalui dosen saat pembelajaran di kelas namun masih banyak menjawab salah pada pertanyaan pengetahuan mengenai cara mengukur z score kondisi stunting pada anak (53,2%) dan hambatan komunikasi dalam edukasi (59,7%). Mahasiswa memiliki sikap kurang percaya diri sebagai edukator kesehatan (24,6%). Sebagian besar mahasiswa merasa berminat melakukan edukasi dalam mencegah resiko stunting (84,4%). Oleh karena ini diperlukan upaya peningkatkan pengetahuan dan sikap mahasiswa sebagai edukator kesehatan melalui metode pembelajaran audio visual, brainstorming, pemahaman konsep diri, dan keterampilan komunikasi melalui peer group.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nisa, W., & Lily. (2024). Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Mahasiswa Kebidanan Terhadap Program Mahasiswa Peduli Stunting (Penting) Di Akademi Kebidanan Langkat. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(1), 2752–2761. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i1.6936
Section
Articles

References

BKKBN, (2021). Kebijakan dan Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia

BKKBN, (2022). Buku Pegangan Seri 1 Mahasiswa Peduli Stunting (Mahasiswa Penting). Jakarta Timur : Direktorat Kerjasama Pendidikan Kependudukan

Damsar. (2015). Pengantar Sosiologi Politik. Prenadamedia Group.

Eggen, P. D., & Kauchak, D. P. (2004). Educational Psychology: Windows on Classrooms. Pearson Education.

Ewles, L., & Simnett, I. (1994). Promosi Kesehatan : Petunjuk Praktis. Gadjah Mada University Press.

Fauziatin, N., Kartini,A., & , Nugrahen, S.A. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Lembar Balik Tentang Pencegahan Stunting Pada Calon Pengantin. VISIKES: 18 (2)

Hamzah, S. R. (2020). Gerakan Pencegahan Stunting Melalui Edukasi pada Masyarakat di Desa Muntoi Kabupaten Bolaang Mongondow. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 1(4), 229–235.

Harahap, R. A., & Putra, F. E. (2019). Buku Ajar Komunikasi Kesehatan. Kencana.

Kemenkes RI. (2018). Pedoman Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dalam Percepatan Pencegahan Stunting di Indonesia.

Kemenko Kesra RI. (2013). Kerangka Kebijakan Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dalam Rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan (Gerakan 1000 HPK).

Lauster, P. (2012). Tes Kepribadian. Bumi Aksara.

Liliweri, A. (2017). Komunikasi Antarpersonal. Kencana.

Maulana. (2013). Promosi Kesehatan. Buku Kedokteran EGC.

Mollah, M. K. (2019). Kepercayaan Diri dalam Peningkatan Keterampilan

Muthia, F., Fitriangga, A., & R.S.A, S. N. Y. (2015). Perbedaan Efektifitas Penyuluhan Kesehatan menggunakan Metode Ceramah dan Media Audiovisual (Film) terhadap Pengetahuan Santri Madrasah Aliyah Pesantren Khulafaur Rasyidin tentang TB Paru T. Jurnal Cerebellum, 2(4), 646–656. http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jfk/article/viewFile/23546/18499

Notoatmodjo, S. (2012). Ilmu Kesehatan Masyarakat: Prinsip-Prinsip Dasar. Rineka Cipta.

Peraturan Presiden. 2021. Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.

Rahayuningsih, F. B. (2020). Peningkatan Kualitas Hidup Ibu Nifas. Nas Media Pustaka.

Ratih, S. D., Prikhatina, R. A., & Manikam, R. M. (2021). Penggunaan Media Komunikasi Dalam Penyampaian Pesan Tentang Stunting pada Mahasiswa Non Kesehatan. Jurnal Pemberdayaan Komunitas MH Thamrin, 3(1), 39–47.

Riswandi. (2013). Psikologi Komunikasi. Graha Ilmu.

Setiana. (2005). Teknik penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat. Ghalia Indonesia.

Sholiha. (2020). Hubungan Self Concept dan Self Confidence. Jurnal Psikologi, 7(1), 41–55.

Sukowati, S., & Shinta. (2003). Peran Tenaga Kesehatan Masyarakat Dalam Mengubah Perilaku Masyarakat Menuju Hidup Bersih dan Sehat. Media Litbang Kesehatan, 13(2).

WHO. (2006). WHO Child Growth Standards based on length/height, weight and age. Acta Paediatrica, International Journal of Paediatrics, 95(SUPPL. 450), 76–85.

WHO, UNICEF, & World Bank Group. (2021). Levels and Trends in Child Malnutrition.

Yoga, I. T., & Rokhaidah. (2020). Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Pada Balita Di Posyandu Desa Segarajaya. Indonesian Journal of Health Development, 2(3), 183–192.