Pengaruh Religiusitas dan Efikasi Diri Terhadap Optimisme Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kediri
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini membahas pengaruh tingkat religiusitas dan efikasi diri terhadap optimisme narapidana. Optimisme mempengaruhi berjalannya pembinaan dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kausalitas dengan melibatkan 61 responden dengan pengambilan sample purposive sampling. Hasil penelitian menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0.00 <0.05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, Pearson Correlation menunjukkan nilai sebesar yang artinya terdapat pengaruh antara religiusitas dan efikasi diri narapidana mempunyai pengaruh yang kuat terhadap optimisme narapidana dan arah hubungan yang berbanding lurus, yang artinya semakin tinggi tingkat religiusitas dan efikasi diri maka semakin tinggi juga tingkat optimisme dari narapidana. Koefisien Determinasi sebesar 0,415 atau 41.5% dengan persamaan regresi: dimana setiap kenaikan 1 poin pada nilai variabel religiusitas akan menyebabkan kenaikan variabel optimisme sebesar 0.464 dan setiap kenaikan 1 poin dari variabel efikasi diri akan menyebabkan kenaikan variabel optimsime sebesar 0,654. Sehingga kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang kuat denga arah hubungan yang berbanding lurus antara religiusitas dan efikasi diri terhadap optimisme narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kediri.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Ahmad, J. (2020). Religiusitas, Refleksi dan Subjektivitas Keagamaan.
Azzahra, R. (2023). Kontribusi Religiusitas Terhadap Pemaafan Diri Pada Narapidana Narkotika di Lapas Kelas II B Amuntai.
Bandura, A. (1982). Self-Efficacy Mechanism in Human Agency.
Bimantoro, U. (2021). Dampak Over Kapasitas Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang Bagi Narapidana.
Creswell, J. W. (2012). Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research (4th Edition). Pearson.
Dian, S. (2016). Dampak Kelebihan Kapasitas Warga Binaan Di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pekanbaru Dikaitkan Pemenuhan Hak-Hak Warga Binaan Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia NOMOR M.HH-07.OT.01.03 TAHUN 2011.
Ekasari, A., & Dhelia Susanti. (2009). Hubungan Antara Optimisme Dan Penyesuaian Diri Dengan Stress Pada Narapidana Kasus Napza Di Lapas Kelas IIa Bulak Kapal Bekasi.
Esperandio, M. R. G., August, H., Viacava, J. J. C., Huber, S., & Fernandes, M. L. (2019). Brazilian validation of centrality of religiosity scale (CRS-10BR AND CRS-5BR). Religions, 10(9). https://doi.org/10.3390/rel10090508
Gavrilov-Jerković, V., Jovanović, V., Žuljević, D., & Brdarić, D. (2014). When Less is More: A Short Version of the Personal Optimism Scale and the Self-Efficacy Optimism Scale.
Glock, C., & Stark, R. (1965). Religion and Society in Tension. Rand McNally.
Rachmayanthy, & Anwar Umar. (2023). Sejarah Kepenjaraan Indonesia (1st ed.). RAJAWALI
Hayyan, S. (2021). Pengaruh Efikasi Diri Terhadap Kecemasan Masa Depan Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Magelang.
Lestari, H. W. (2009). Upaya Pemenuhan Kebutuhan Seksual Narapidana Laki-Laki di Rumah Tahanan Negara Klas I Jakarta Pusat.
Magfirah, N. H., Khumas, A., & Siswanti, D. N. (2018). Peningkatan Efikasi Diri Melalui Pelatihan Orientasi Masa Depan Pada Narapidana Remaja. Jurnal Psikologi TALENTA, 3(2), 86. https://doi.org/10.26858/talenta.v3i2.6541
Montgomery, D. C., Peck, E. A., & Vining, G. G. (2012). Introduction to Linear Regression Analysis (Fifth Edition). John Wiley and Sons.
Nadia, J. (2021). Optimisme Pada Narapidana Wanita di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Padang.
Rahayu, S. (2022). Perlindungan Hak Asasi Mantan Narapidana Terhadap Stigma Negatif Masyarakat Ditinjau Dari UU NO. 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia.
Rahmat, D., Budi, S., & Daniswara, W. (2021). Fungsi Lembaga Pemasyarakatan Dalam Pembinaan Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan. WIDYA PRANATA HUKUM.
Ramadhan, P., & Sri, A. (2023). Hubungan antara Religiusitas dengan Resiliensi pada Narapidana di Rutan Kelas IIB Salatiga (Vol. 5).