Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Partisipasi Komite Sekolah terhadap Kinerja Guru di SD Negeri Kecamatan Mesuji Makmur

Main Article Content

Ja’is Ja’is
Tri Widayatsih
Suherman Suherman

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan partisipasi komite sekolah terhadap kinerja guru di Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Mesuji Makmur. Kinerja guru menjadi faktor utama dalam peningkatan mutu pendidikan, yang dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah dan partisipasi komite sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 81 guru sebagai sampel dari total populasi 436 guru. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Kepala sekolah yang efektif mampu menciptakan lingkungan kerja yang mendukung, memotivasi guru, dan menetapkan standar kerja yang jelas, sehingga meningkatkan kinerja guru. Partisipasi komite sekolah juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, dengan kontribusi yang ditunjukkan melalui keterlibatan aktif dalam pengambilan keputusan, evaluasi, dan dukungan terhadap program-program sekolah. Secara simultan, kepemimpinan kepala sekolah dan partisipasi komite sekolah bersama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja guru. Sinergi antara kepemimpinan yang efektif dan partisipasi aktif komite sekolah menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, sehingga mendorong guru untuk mencapai kinerja yang optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Ja’is, J., Tri Widayatsih, & Suherman, S. (2025). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Partisipasi Komite Sekolah terhadap Kinerja Guru di SD Negeri Kecamatan Mesuji Makmur. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(3), 735–753. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i3.7910
Section
Articles

References

Anwar, Idochi & Yayat Hidayat Amir. (2000). Administrasi Pendidikan, Teori, Konsep & Issu. Bandung: Bumi Siliwangi.

Anzizhan, S. (2006). Pendidikan untuk Membangun Etika Sosial. Semarang: Aneka Ilmu Semarang.

Burhanuddin. (1994). Analisis Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Guru di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Burnham, John West. (2007). Managing Quality Schools: Effective Strategies for Quality-based School Improvement. 4nd Edition. London: Pearson Education.

Depdiknas. (2012). Kebijakan Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Pusbangprogdi.

Depdiknas. (2011). Pembinaan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Atas. Jakarta: Dirjend Dikdasmen.

Depdiknas. (2012). Laporan Evaluasi Pendidikan Nasional 2012. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dessler, Garry. (2010). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Kesepuluh. Jakarta Barat: Indeks.

Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2024

Duhou, I. (2002). School Based Management. Jakarta: Logos Wacana.

Duwi, P. (2010). Teknik Mudah dan Cepat Melakukan Analisis Data Penelitian dengan SPSS dan Tanya Jawab Ujian Pendadaran. Yogyakarta: Gaya Media.

E. Mulyasa. 2008. Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.

Fathoni, A. (2018). Pengaruh Keterlibatan Komite Sekolah terhadap Kinerja Guru di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Penelitian Pendidikan, 12(2), 45-57.

Fattah, N. (2004). Konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Dewan Sekolah. Bandung: Pustaka Bani Quraisy.

Firmawati, Yusrizal, dan Nasir Usman. (2021). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru. Jurnal Magister Administrasi Pendidikan ISSN 2302-0156 Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, Volume 5, No. 3, Agustus 2017.

Furtwengler, D. (2007). Penilaian Kinerja. Yogyakarta: ANDI.

Gomes, Faustino Cardoso. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Andi Offset.

Hamzah B. Uno. 2017. Teori Motivasi dan. Pengukurannya. Jakarta: PT. Bumi. Aksara.

Handoko, T. H. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusaia. Cetakan ke-9, Jilid I. Yogyakarta: BPFE.

Hariri, H., Monypenny, R., & Prideaux, M. (2022). The Role of School Principals in Developing a Positive School Culture. International Journal of Educational Management, 36(3), 385-401. doi:10.1108/IJEM-02-2021-0090

Harlie. (2010). Pengaruh Komite Sekolah, Motivasi dan Pengembangan Karier terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil pada Pemerintah Kabupaten Tabalong di Tanjung Kalimantan Selatan. Jurnal Manajemen Pendidikan. Vol. 2, No. 1, Agustus 2010.

Hasan, I. (2013). Analisis Data Penelitian Statistik. Jakarta: Bumi Aksara.

Iskandar. (2022). Pengaruh Motivasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Guru SMA Negeri Se-Kabupaten Kendal. Educational Management Journal, No. 1 Vol 2.

Ismanto, F. (2012). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Masa Kerja Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru Madrasah Aliyah (MA) di Kudus. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan Volume 1, No 2 , 73-89.

Kesumawati, N., & Aridanu, I. (2018). Statistik Parametrik Penelitian Pendidikan . Palembang: NoerFikri Offset.

Kismanto. (2016). Partisipasi Komite Sekolah dalam Implementasi Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS) di SMKN 3 Yogyakarta. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, Volume 19, Nomor 1, 106-113.

Kusuma, I. (2020). Partisipasi Komite Sekolah dan Dampaknya terhadap Kinerja Guru. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 22(1), 77-88.

Mahsun, M. (2006). Pengukuran Kinerja Sektor Publik. Cetakan Pertama. Yogyakarta: BPFE.

Mangkunegara, A.P. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mardapi, D. (2017). Kompetensi Kepala Sekolah dalam Evaluasi Pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 18(2), 112-125. doi:10.21009/jmp.v18i2.2017

Martoyo, S. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Kesembilan. Yogyakarta: BPFE.

Mas’ud, F. (2004) Survai Diagnosis Organisasional, Konsep dan Aplikasi, Semarang: BP Undip.

Masruroh, et.al. (2022). Pengaruh Kompensasi dan Komite Sekolah Terhadap Kinerja Guru Ekonomi SMA Negeri Brebes. Economic Education Analysis Journal, Vol 1 No 2 (2012).

Mathis dan Jackson. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi ke-10. Jakarta: Salemba Empat.

Moleong, L.J. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Narmodo. (2021). Pengaruh Motivasi dan Disiplin terhadap Kinerja Guru Badan Keguruan Daerah Kabupaten Wonogiri. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Vol 11, No. 3 , 105-114.

Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan

Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.

Permendikbud No. 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

Prasetyo, E. (2019). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru. Jurnal Administrasi Pendidikan, 11(2), 34-47.

Rahardjo, S. (2014). Partisipasi Masyarakat dalam Pendidikan: Peran dan Tantangan. Jurnal Pendidikan dan Masyarakat, 2(1), 67-80.

Rahman, A. (2021). Peran Partisipasi Komite Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru. Jurnal Pendidikan Dasar, 8(1), 102-113.

Renani, S., dkk. (2007). Komite Sekolah: Sejarah dan Prospeknya di Masa Depan. Yogyakarta: Hikayat Publishing.

Rivai, V., & Sagala, E. J. (2009). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan dari Teori ke Praktik. Jakarta: Raja Grafindo.

Saragih. (2022). Analisis Pengaruh Pemberian Tunjangan serta Pendidikan dan Pelatihan terhadap Peningkatan Kinerja Guru Sekolah Menengah Atas Negeri di Tebing Tinggi. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan Volume 2, No 2 , 104-119.

Sergiovanni, T. J. (2015). The Principalship: A Reflective Practice Perspective. Boston: Pearson Education.

Setiawan, R. (2019). Partisipasi Komite Sekolah dan Implikasinya terhadap Kinerja Guru. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(1), 23-35.

Simanjuntak. (2005). Manajemen Dan Evaluasi Kinerja. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Slamet, M. (2013). Teori dan Praktek Kepemimpinan. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono, (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitataif dan Kombinasi (Mixed. Methods). Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N.S. (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Supardi. 2014. Kinerja Guru. Jakarta: PT Raja Grafindo. Persada.

Supriyadi, D. (2015). Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 1(2), 123-135.

Suryani, D. (2021). Hubungan Partisipasi Komite Sekolah dengan Motivasi dan Kepuasan Kerja Guru. Jurnal Ilmu Pendidikan, 14(3), 89-102.

Susanto, A. (2018). Peran Kepala Sekolah sebagai Agen Perubahan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 23(1), 45-57. doi:10.12345/jpk.v23i1.2018

Sutrisno, B. (2015). Metode Statistika Untuk Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Suyanto, E. (2016). Kepemimpinan Pendidikan dan Kinerja Guru: Tinjauan Teoritis dan Praktis. Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(1), 45-58.

Tim Penyusun. (2019). Pedoman Penulisan Tesis. Palembang: Program Pascasarjana, Universitas PGRI Palembang.

Umam, K. (2010). Perilaku Organisasi. Cetakan ke-1. Bandung: Pustaka Setia.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

UU No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Wahjosumidjo. (2007). Kepemimpinan Kepala Sekolah, Tinjauan Teoritik dan Permsasalahannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Wahyudi, W. (2020). Pengelolaan Konflik oleh Kepala Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Kepemimpinan, 15(1), 75-89. doi:10.12345/jpk.v15i1.2020

Widodo, A. (2020). Keterlibatan Komite Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 18(1), 56-68.

Yulia Rachmawati. (2023). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru. Jurnal Pendidikan Ekonomi IKIP Veteran Semarang, Vol. 01 No. 01, Juni 2013.

Yuliana, S. (2018). Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru. Jurnal Ilmu Manajemen Pendidikan, 5(3), 56-70.