Hubungan Self Efficacy dengan Orientasi Masa Depan Siswa SMA-SMK di Kabupaten Bojonegoro
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dengan orientasi masa depan siswa SMA dan SMK di Kabupaten Bojonegoro. Hasil analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan orientasi masa depan siswa. Semakin tinggi self-efficacy siswa, semakin baik orientasi masa depan yang dimilikinya, dan sebaliknya, semakin rendah self-efficacy, semakin rendah pula kecenderungan siswa dalam merencanakan kesuksesan masa depannya. Pada variabel self-efficacy, dimensi strength menunjukkan hubungan positif tertinggi dengan orientasi masa depan, yang mengindikasikan bahwa keyakinan siswa terhadap kemampuannya merupakan faktor dominan dalam membentuk orientasi masa depan. Siswa dengan keyakinan diri yang tinggi cenderung memiliki gambaran masa depan yang lebih jelas dan optimis. Sementara itu, pada variabel orientasi masa depan, dimensi perencanaan memiliki hubungan positif yang signifikan dengan self-efficacy, yang menunjukkan bahwa siswa yang mampu merencanakan masa depan dengan baik cenderung memiliki keyakinan yang lebih tinggi terhadap kemampuannya. Hasil analisis menggunakan Pearson Correlation menunjukkan nilai korelasi sebesar 0,741 dengan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa hubungan antara self-efficacy dan orientasi masa depan bersifat signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa self-efficacy berperan penting dalam membentuk orientasi masa depan siswa sekolah menengah di Bojonegoro.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alwisol. 2007. Psikologi Kepribadian. Malang : UMM Press.
Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. (Edisi.Revisi), Jakarta : Rineka Cipta
Bandura, A. (1997). Self-Efficacy (The Exercise Of Control). New York: W.H. Freeman and Company.
Bandura, A.(1977).Self Efficacy:Toward A Unifying Theory Of Behavioral Change. Psychological Review, Vol. 84(2),191-215 https://psycnet.apa.org/doi/10.1037/0033-295X.84.2.191
Bandura, A., Barbaranelli, C., Caprara, G. V., & Pastorelli, C. (2001). Self-efficacy beliefs as shapers of children’s aspirations and career trajectories. Child development, 72(1), 187-206. doi: 10.1111/1467-8624.00273
Borg, W. R., & Gall, M. G. (1989). Educational Research: An Introduction (5th ed.). New York: Longman.
Born, Aristi.; Ralf S. & Matthias J. (1997). Indonesia Adaptation of General Perceived Self-Efficacy Scale’
Efendi, M. Y., & Distira, R. P. A. (2024). Development of Islamic Value-Based Career Guidance Modules and Interactive Multimedia to Improve Students’ Career Maturity. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 16(2), 1369-1384. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v16i2.6104
Ghufron, N., & Risnawati, R. (2011). Teori-teori Psikologi. Yokyakarta : Ar-Ruzz Media.
Distira, R. P. A., Sugiyo, S., & Japar, M. (2019). Experiential Learning Strategy-Based Group Counseling to Improve Self-Efficacy. Jurnal Bimbingan Konseling, 8(2), 146-150. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/jubk/article/view/28174
Nurmi, J. E. (2004). Socialization and selfdevelopment: Channeling, selection, adjustment, and reflection. In R.Lerner & L.Steinberg (Eds.). Handbook of adolescent psychology (2nd ed., pp. 85–124). Hoboken, NJ: Wiley
Seginer, R. (2009). Future Orientation: Developmental and Ecological Perspectives. New York: LCC.
Winurini,S (2021). Pengembangan Skala Orientasi Masadepan Pendidikan Pada Remaja Indonesia. JUBK 7 (1) (2018) : 1 – 7. https://jurnal.dpr.go.id/index.php/aspirasi/article/view/2495
Sugiono. (2010). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandng : Alfabeta
Sugiyono, (2009), Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung : Alfabeta.