Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Di SDN 1 Bonggakaradeng
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Penelitian dilakukan di SDN 1 Bonggakaradeng. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model Kemmis dan MC Taggart. Subjek penelitian adalah siswa kelas V. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan lembar observasi. Tes untuk memperoleh data hasil belajar kognitif siswa, sedangkan lembar observasi untuk mengumpulkan hasil pengamatan aktifitas siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievment Division (STAD dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Pada pelaksanaan pratindakan persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 39,13%, sedangkan siswa yang belum tuntas 60,87%. Pada siklus I ketuntasan belajar meningkat menjadi 78,26% dan siswa yang belum tuntas 21,74%. Pada siklus II ketuntasan belajar mencapai 100%.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
AM, M. I., Lolotandung, R., & Irmawati, M. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran PAKEM Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Di Sekolah
Dasar. Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(1), 29-38.
Arikunto, S,. (1999). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Edisi Revisi, Jakarta, Bumi Aksara
Depdiknas (2004). Starter Experimen Approach (bulletin mutu ). Jakarta.Depdiknas
Dimyati, Mujiono, (2006). Belajar dan Pembelajaran,. Jakarta, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan & Rineka Cipta.
Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (2004). Pedoman penyusunan Usulan Penelitian Tindakan KelasTahun Pelajaran 2005. Jakarta . Departemen Pendidikan Nasional
Igak Wardani, Kuswara Wihardit, (2007). Penelitian Tindakan Kelas , Jakarta. Universitas Terbuka Departemen Pendidikan Nasional
Lolotandung, R. (2024). The Influence Of Steam-Based Project Model On Fifth Grade Elementary Students'science Process Skills. Jurnal Cakrawala Pendas, 10(3), 662-670.
M.Nur (2005). Bahwa STAD memiliki beberapa komponen utama,
Pasaribu. dkk, (1992). Proses Belajar Mengajar. Bandung. Transito.
Saraswati, S. (2004). Upaya Menumbuhkan Keberanian Sisrwa SMP Untuk Mengajukan Pertanyaan dan Mengemukakan Gagasan Pada Konsep Rangkaian Listrik Melalui Model Latihan Inkuiri. Bandung. Makalah.
Sardiman (2006). Seorang siswa berpikir sepanjang ia berbuat,Jakarta, Rajawali
Sutrisno, L.,(1995). Sumbang pikiran tentang Remediasi Kesulitan Belajar ; Salah satu Pendamping Usaha Memperbaiki Mutu Pendidikan di Indonesia, Pontianak, FKIP Universitas Tanjung Pura.
Tjahjono, H. (2000). Usaha Memeotivasi Siswa agar Tertarik pada Pelajaran Matematika. Jakarta. Pelangi Pendidikan,
Wasis et al.(2002) Model-Model Pembelajaran, Jakarta: Depdiknas
Zuhdan K. Prasetya, dkk: Kapita Selekta Pembelajaran Matematika