Peningkatan Kemampuan Literasi Pemahaman Siswa Kelas III SDN 09 Rinding Allo melalui Metode KWL (Know, Want, Learnd)
Main Article Content
Abstract
Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan literasi pemahaman siswa kelas III 09 Rinding Allo. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas ini direncanakan terdiri dari empat tahap yaitu: (a) Perencanaan, (b) Tindakan, (c) Observasi, (d) Reflekasi. Pelaksanaan ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah factor proses dan foktor hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan literasi pemahaman siswa melalui metode KWL dapat dilihat dari tes formatif siswa yang di laksanakan pada setiap akhir siklus. Hasil tes siklus 1 dengan ketuntasan belajar 20% dengan kriteria sangat kurang kemudia dilanjutkan ke siklus 2 dengan nilai ketuntasan 90% pada kriteria baik. Berdasarkan hasil penelitian yang di laksanakan selama 2 siklus disumpulkan bahwa dengan penggunaan metode KWL dapat meningkatkan Kemampuan literasi pemahaman siswa kelas III SDN 09 Rinding Allo
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aryani, S., Samadhy, U., & Sismulyasih, N. (2013). Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Melalui Strategi Know-Want-Learned (Kwl) Pada Siswa Kelas Iva Sdn Sekaran 01 Semarang. Joyful Learning Journal, 2(2), 62–70.
Daryanto. (2020). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Grava Media. 2(2), 62–70.
Dirman. (2019). Teori Belajar dan Prinsip-Prinsip Pembelajar yang Mendidik. Jakarta: PT.Rieneka Cipta.
Dwi Suratimah, & Ngatmini Ngatmini. (2023). Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca Pemahaman Siswa. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(2), 138–154. https://doi.org/10.47861/khirani.v1i2.286
Emda, A. (2018). Kedudukan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran. Lantanida Journal, 5(2), 172. https://doi.org/10.22373/lj.v5i2.2838
Muliawanti, S. F., Amalian, A. R., Nurasiah, I., Hayati, E., & Taslim, T. (2022). Analisis Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas Iii Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(3), 860–869. https://doi.org/10.31949/jcp.v8i3.2605
Nugraha, G. D., & Rukmi, A. S. (2014). Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Dengan Strategi Membaca Know-Want-Learn (K-W-L) Bagi Siswa Kelas IV SDN Made 4 Lamongan. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(2), 1–10.
Nurcahyanti, B. (2018). Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman Melalui Metode KWL Pada Siswa Kelas V. BASIC EDUCATION, 7(3), 194-202.
Ogle, D. M. (1986). KWL: A teaching model that develops active reading of expository text. The reading teacher, 39(6), 564-570.
Pratama, A. (2022). Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi Meningkatkan Kemampuan literasi Membaca Pemahaman Siswa. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar,6(2),605-626
Ria, F. X., Awe, E. Y., & Laksana, D. N. L. (2023). Kemampuan Membaca Pemahaman dalam Pembelajaran Literasi dengan Suplemen Buku Cerita Bergambar: Studi Tindakan Kelas pada Pembelajaran Tematik. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 4(2), 570–577. https://doi.org/10.51494/jpdf.v4i2.1006
Sadirman. (2018). Kedudukan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran. Lantanida journal, 5(2), 172-182.
Somadayo, S. (2011). Strategi dan teknik pembelajaran membaca. Graha Ilmu, 28.
Yusriani, Y. (20210. Metodologi Penelitian Pendidikan
Zulela, M. S. (2012). Pembelajaran Bahasa Indonesia Apresiasi Sastra di Sekolah Dasar. Remaja Rosdakarya.