Evaluasi Kompetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah dalam Pengelolaan Satuan Pendidikan Menengah Pertama di Kecamatan Pugung

Main Article Content

Suliyati Suliyati

Abstract

Evaluasi menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product) dengan variabel dan kriteria berbeda. Evaluasi Context menilai program kerja kepala sekolah, sementara Input mencakup latar belakang kepala sekolah, sarana prasarana, dan pembiayaan. Evaluasi juga menilai kewirausahaan kepala sekolah serta hasil akhir program kerja. Responden terdiri dari 5 kepala sekolah dan 3 wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan metode cost and benefit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam evaluasi Context, penyusunan program kerja kepala sekolah sudah baik dalam aspek kewirausahaan. Namun, dalam evaluasi Input, kompetensi kewirausahaan kepala sekolah masih kurang, terutama dalam inovasi dan pemberdayaan SDM. Beberapa kepala sekolah belum sepenuhnya memahami kompetensi yang harus dimiliki, termasuk pemanfaatan peluang usaha dan kemitraan dengan stakeholder. Dalam evaluasi Process, dua sekolah masuk kategori sangat baik dalam pengelolaan pendidikan, sementara dua lainnya cukup baik. Untuk evaluasi Product, secara umum kepala sekolah dinilai baik dalam pengelolaan satuan pendidikan berdasarkan data yang diperoleh di lapangan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Suliyati, S. (2025). Evaluasi Kompetensi Kewirausahaan Kepala Sekolah dalam Pengelolaan Satuan Pendidikan Menengah Pertama di Kecamatan Pugung. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(3), 2929–2945. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i3.8456
Section
Articles

References

Ambiyar. (2019). Evaluasi Pendidikan: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Pustaka Edu.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Bass, B. M. (1990). Handbook of Leadership: Theory, Research, and Managerial Applications. New York: Free Press.

Bryman, A. (2011). Social Research Methods. Oxford: Oxford University Press.

Charir, et al. (2017). Entrepreneurship dalam Dunia Pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Depdiknas. (2006). Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.

Gagne, R. M. (1985). The Conditions of Learning and Theory of Instruction. New York: Holt, Rinehart & Winston.

Kirkpatrick, D. (2009). Evaluating Training Programs: The Four Levels. Berrett-Koehler Publishers.

Mulyasa, E. (2007). Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kompetensi Kepala Sekolah/Madrasah.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Robbins, S. P. (2008). Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat.

Stufflebeam, D. L. (2007). CIPP Evaluation Model Checklist. Ohio: The Evaluation Center.

Sudjana, N. (2005). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

Suryana. (2013). Kewirausahaan: Kiat dan Proses Menuju Sukses. Jakarta: Salemba Empat.

Tilaar, H. A. R. (2012). Membenahi Pendidikan Nasional. Jakarta: Rineka Cipta.

Uno, H. B. (2011). Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.

Usman, H. (2011). Manajemen Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Wahjosumidjo. (2009). Kepemimpinan Kepala Sekolah: Teori dan Aplikasinya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Yahya, M. (2010). Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.