Piagem (Piagam) Rambang Naskah Kuno Tembaga Kesultanan Palembang Sebagai Sumber Ajaran Etika Masyarakat Marga
Main Article Content
Abstract
Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai etika dan moral yang terkandung dalam salah satu naskah kuno Piagam atau Piagem Rambang di masa Kesultanan Palembang. Pemaknaan dan interpretasi atas naskah Piagem Rambang diharapkan mampu merelevansikannya dalam konteks modern sekarang ini. Melalui metode epigrafi dengan lima tahapan dan metode sejarah lima langkah studi berfokus pada naskah kuno dalam Piagem Rambang dapat menjadi sumber inspirasi untuk membentuk karakter dan moralitas masyarakat di masa kini. Hasil kajian menunjukan bahwa aturan yang dibuat dalam naskah Piagem Rambang oleh Sultan Muhammad Baha’uddin di tahun 1781 Masehi sangat relevan dengan kondisi masyarakat di masa kini. Ajaran moral dan etika dalam tatatan kehidupan masyarakat Marga Rambang di masa lalu tersebut memiliki nilai-nilai kuno sebagai legacy heritage yang dapat diadaptasi untuk menjawab tantangan moral di era modern, antara lain dalam persoalan pinjaman online, pinjol atau perjudian online, judol di sekarang ini.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adil, M., Berlian, S. & Panji, K.A.R. (2019). Hikayat Palembang. (Palembang: Rafa Press)
Andaya, B.W. (2016). Hidup Bersaudara: Sumatra Tenggara pada Abad XVII dan XVIII. (Yogyakarta: Ombak)
Andra, Y. (2019). Naskah Naskah Kuno di Provinsi Jambi sebagai Sumber Arkeologi. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 9(2): 277-284
Annisa, N.Z., Susantiningrum, S., & Ninghardjanti, P. (2024). Pemeliharaan dan perawatan manuskrip (Naskah Kuno) di Perpustakaan Rekso Pustoko Pura Mangkunegaran Surakarta. Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran, 8(3): 301-308.
Andhifani, W.R. (2013). Naskah Ulu Tanduk Kerbau: Sebuah Kajian Filologi. Forum Arkeologi, 26(2): 145-152.
Andhifani, W.R. (2018). Identitas Masyarakat Sumatra Selatan: Kajian Epigrafis atas Unsur-unsur Keislaman pada Prasasti Ulu. Disertasi. Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.
Andhifani, W.Y., Hudaidah, H., Kurniawan, A., & Utami, L.S. (2023). Piagěm Tanaḥ Habaŋ and Piagěm Rambāŋ: The Reflections of Palembang Sultanate’s Laws. Sejarah: Journal of History Department, 32 (1): 1-11
Dhita, A.N., & Nofradatu, S. (2021). Jalan Menuju Kelahiran Kesultanan Palembang (1675). Estoria: Journal of Sciences & Humanities, 2(1): 149-161
Fadhilah, R.N., & Wiguna, I.G.N.T. (2019). Kajian Epigrafi pada Piagem Kesultanan Palembang, Humanis, 23(3): 209-220.
Fitriani. (2023). Sultan Muhammad Bahaudin: Kontribusinya terhadap Kesultanan Palembang Darussalam, Tanjak: Sejarah dan Peradaban Islam, 3(2): 141-149.
Gusela, N., Sari, S.D., & Ridhollah, M.A. (2023). Sejarah Terbentuknya Desa Pagar Agung Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim. Soeloeh Melajoe : Jurnal Magister Sejarah Peradaban Islam, 02(1): 78-93.
Hardani, K. (2007). Metode Linguistik Historis Komparatif Bagi Epigrafi: Metode dan Analisis bagi Gejala Kebahasaan dalam Prasasti Berbahasa Jawa Kuna. Berkala Arkelogi, 27(3) 18-31.
Hasanah, U., & Isroyo, C.P. (2022). Fenomena Judi Online terhadap Kecenderungan Pemahaman Hadis di Era Disrupsi Digital. Jurnal Riset Agama, 2(3)- 949-963.
Ilham, M., & Zami, R. (2022). Undang-undang Simbur Cahaya dan Piagam dalam Kebijakan Pencegahan Korupsi serta Kasus Gratifikasi dan Penyuapan di Kesultanan Palembang. Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah, 4(1): 111-129.
Irwanto, D., & Alian, S. (2014). Metodologi dan Historiografi Sejarah. (Yogyakarta: Eja Publisher)
Istianda, M., Irwanto, D., & Giyanto, G. (2023). Jalan Kembali ke Sistem Marga di Sumatera Selatan. (Palembang: Aksara Pena)
Kalsum, N.U., & Rachmadini, N. (2023) The Threat of Discontinuity Ancient Scripts in the Islamic-Malay Manuscript. Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab, 7(1): 363-388.
Luthfi, M. I. (2022). Ketentuan Adat dan Regulasi Hukum di Kesultanan Palembang. (2022). Soeloeh Melajoe: Jurnal Peradaban Melayu Islam, 1(2), 1-9.
Nawiyanto, N., & Endrayadi, E.C. (2016). Kesultanan Palembang Darussalam: Sejarah dan Warisan Budayanya. (Jember: Jember University Press).
Nugraha, H.C. & Laugu, N. (2021). Pelestarian Naskah Kuno dalam Upaya Menjaga Warisan Budaya Bangsa di Perpustakaan Museum Dewantara Kirti Griya Tamansiswa Yogyakarta. Lentera Pustaka: Jurnal Kajian Ilmu Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan, 7(1): 105-120.
Marini, M., Sholeh, K., & Sukardi, S. (2019). Sejarah Toponim Prabumulih sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah di MAN 1 Prabumulih. Sindang: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah, 1(2): 9-16
Rahmawati, L., & Wahdah, S. (2024). Preservasi naskah kuno (manuskrip) Kalimantan Selatan (Studi Kasus pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi dan Museum Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan). Pustaka Karya: Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi, (12(1): 95-111.
Rochmiatun, E. (2017). Kearifan Local Dalam Naskah-Naskah Piagam Palembang XVII-XIX: Harmonisasi Masyarakat Melayu. Proceeding International Seminar on Asian Studies, UIN Raden Fatah Palembang, 20-21 Desember 2017
Suhadi, M. (1998). Beberapa Piagam Kesultanan Palembang. Jurnal Siddhayatra, 1(3): 14-26.
Sukaesih, S., Winoto, Y., Rusmana, A., & Nuning, N. (2016). Preservasi Naskah Kuno sebagai Upaya Pembangunan Knowledge Management: (Studi Kegiatan Preservasi Naskah Kuno oleh Masyarakat sebagai Upaya Pembagunan Knowledge Management). Record and Library Journal, 2(2): 176-187.