Pengaruh Fleksibilitas dan Kompensasi Terhadap Kinerja Driver Ojek Online Maxim di Bandar Lampung dengan Work Engagement sebagai Variabel Mediasi

Main Article Content

Putri Widianti
Magfira Lung Ayu
Melinda
Febrianty
Reza Hardian Pratama

Abstract

Penelitian kuantitatif eksplanatori ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibilitas kerja dan kompensasi terhadap kinerja pengemudi ojek online Maxim di Kota Bandar Lampung dengan keterikatan kerja (work engagement) sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 106 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja dan kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pengemudi. Di antara kedua variabel tersebut, fleksibilitas kerja menjadi faktor yang paling dominan dalam meningkatkan produktivitas pengemudi. Hasil pengujian bootstrapping juga menunjukkan bahwa keterikatan kerja berperan sebagai mediator parsial yang signifikan dalam memperkuat pengaruh fleksibilitas kerja dan kompensasi terhadap kinerja. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kompensasi memiliki pengaruh yang lebih kuat dalam membangun keterikatan kerja dibandingkan fleksibilitas kerja. Selain itu, nilai R-square sebesar 0,709 menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja, kompensasi, dan keterikatan kerja mampu menjelaskan 70,9% variasi kinerja pengemudi. Penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi antara fleksibilitas kerja dan sistem kompensasi yang adil merupakan faktor penting dalam meningkatkan keterikatan kerja dan kinerja pengemudi pada sektor transportasi digital. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia dalam ekonomi platform serta memberikan dasar empiris bagi pengelolaan tenaga kerja yang lebih efektif pada layanan transportasi berbasis aplikasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Widianti, P., Ayu, M. L., Melinda, M., Febrianty, F., & Pratama, R. H. (2026). Pengaruh Fleksibilitas dan Kompensasi Terhadap Kinerja Driver Ojek Online Maxim di Bandar Lampung dengan Work Engagement sebagai Variabel Mediasi. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(7), 2447–2460. https://doi.org/10.56799/jim.v5i7.17968
Section
Articles

References

Aguinis, H., & Kraiger, K. (2009). Benefits of training and development for individuals, teams, organizations, and society. Annual Review of Psychology, 60, 451–474.

Atkinson, C., & Hall, L. (2011). Flexible working and happiness in the NHS. Employee Relations, 33(2), 88–105. Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2008). Towards a model of work engagement. Career Development International, 13(3), 209–223.

Baron, R. M., & Kenny, D. A. (1986). The moderator–mediator variable distinction in social psychological research: Conceptual, strategic, and statistical considerations. Journal of Personality and Social Psychology, 51(6), 1173–1182.

Bloom, N., Liang, J., Roberts, J., & Ying, Z. J. (2015). Does working from home work? Evidence from a Chinese experiment. The Quarterly Journal of Economics, 130(1), 165–218. https://doi.org/10.1093/qje/qju032

Chin, W. W. (1998). The partial least squares approach to structural equation modeling. Dalam Modern methods for business research.

Daeli, D. G., Fahmi, M., Syafira, A., & Noermijati. (2023). Pengaruh fleksibilitas kerja dan kompensasi terhadap kinerja karyawan melalui work engagement. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 2(4), 112–125.

Donnelly, J. L., Gibson, J. L., & Ivancevich, J. M. (2004). Fundamentals of management. New York: McGraw-Hill Education.

Fikri, & Afriyanda. (2023). Pengaruh fleksibilitas waktu dan imbalan terhadap tingkat kepuasan kerja driver ojek online. Jurnal Manajemen Transportasi, 10(2), 88–95.

Fornell, C., & Larcker, D. F. (1981). Evaluating structural equation models with unobservable variables and measurement error. Journal of Marketing Research, 18(1), 39–50.

Gerhart, B., & Rynes, S. L. (2003). Compensation: Theory, evidence, and strategic implications. Annual Review of Psychology, 54, 491–528.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2019). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM).

Henseler, J., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2015). A new criterion for assessing discriminant validity in variance- based SEM. Journal of the Academy of Marketing Science, 43(1), 115–135.

Judge, T. A., Bono, J. E., Erez, A., & Locke, E. A. (2010). Core self-evaluations and job and life satisfaction: The role of self-concordance and goal attainment. Journal of Applied Psychology, 95(2), 257–268.

Kadarisman, M. (2012). Manajemen kompensasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Kossek, E. E., & Lautsch, B. A. (2018). Work–life flexibility for whom? Occupational status and work–life inequality. Academy of Management Annals, 12(1), 5–36.

Milkovich, G. T., & Newman, J. M. (2008). Compensation systems and organizational performance. Human Resource Management Review, 18(3), 139–146.

Moorhead, G., & Griffin, R. W. (2013). Perilaku organisasi. Jakarta: Salemba Empat.

Nawawi, H. (2003). Manajemen sumber daya manusia untuk bisnis yang kompetitif. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ramadanita, R. D., & Kasmiruddin, K. (2018). Pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Jurnal Administrasi Bisnis, 5(2), 45–52.

Retnoningsih, T., Sunuharjo, B. S., & Ruhana, I. (2016). Pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja. Jurnal Administrasi Bisnis, 32(2), 120–127.

Rivai, V. (2005). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan (Edisi ke-1). Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Robbins, S. P., & Judge, T. (2018). Organizational behavior (14th ed.). New Jersey: Prentice Hall.

Rothausen, T. J. (2016). Management work-family research and work-family fit. Family Business Review, 22(3), 220–234.

Sarstedt, M., Ringle, C. M., & Hair, J. F. (2017). Partial least squares structural equation modeling. Dalam Handbook of market research.

Sastroharwidyo, S. (2011). Manajemen tenaga kerja Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.

Schaufeli, W. B., & Bakker, A. B. (2004). Job demands, job resources, and their relationship with burnout and engagement. Journal of Organizational Behavior, 25(3), 293–315.

Sedarmayanti. (2013). Sumber daya manusia dan produktivitas kerja. Bandung: Mandar Maju. Selby, C., & Wilson, F. (2018). Flexible working handbook. Sofia: Virtech Ltd.

Shaw, J. D., & Jia, N. (2013). Pay dispersion and performance. Academy of Management Journal, 56(2), 491–512. Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.

Torrington, D., Hall, L., Taylor, S., & Atkinson, C. (2011). Human resource management (8th ed.). Harlow: Pearson Education.

Wibowo, F. N., Wulansari, N., Zulqornain, R., & Fahmi, M. (2022). Pengaruh stres kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi, 2(3), 15–24.

Yazin, M. (2022). Pengaruh kompensasi finansial dan motivasi terhadap kinerja pengemudi PT Grab. Jurnal Manajemen, 9(2), 202–215.

Similar Articles

<< < 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.