Strategi Menanggulangi Overcrowding dalam Waktu Tunggu Transit Berdasarkan Evaluasi NEDOCS di IGD Rumah Sakit

Main Article Content

Khotimah Dwi Safitri
Bayu Wahyudi
Rinawati Rinawati

Abstract

Kepadatan berlebih (overcrowding) di Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan masalah sistemik yang berdampak pada penurunan mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penanggulangan overcrowding di IGD Rumah Sakit Angkatan Laut dr. Ramelan Surabaya menggunakan pendekatan National Emergency Department Overcrowding Scale (NEDOCS). Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi operasional sebagai data dasar (baseline), dilanjutkan dengan kuesioner terbuka dan tertutup kepada 30 tenaga medis yang dianalisis secara tematik menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor NEDOCS berada pada angka 117,31 (kategori Overcrowded). Triangulasi data kualitatif mengonfirmasi bahwa penumpukan antrean didominasi oleh hambatan arus keluar, yang disebabkan oleh keterbatasan tempat tidur rawat inap, lambatnya birokrasi BPJS, serta beban ganda pengisian Rekam Medis Elektronik (EMR) yang belum adaptif terhadap situasi darurat. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa overcrowding secara dominan dipicu oleh hambatan sistemik. Strategi manajerial yang direkomendasikan meliputi penerapan Dashboard Bed Management terintegrasi secara real-time, penyediaan posko asuransi/BPJS 24 jam, serta penyederhanaan antarmuka EMR menjadi "Mode Darurat".)

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Safitri, K. D., Wahyudi, B., & Rinawati, R. (2026). Strategi Menanggulangi Overcrowding dalam Waktu Tunggu Transit Berdasarkan Evaluasi NEDOCS di IGD Rumah Sakit: . ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(11), 7817–7820. https://doi.org/10.56799/jim.v5i11.21082
Section
Articles

References

af Ugglas, B., Djärv, T., Ljungman, P. L. S., & Holzmann, M. J. (2021). Emergency department crowding and mortality in 14 Swedish EDs, a cohort study. PLOS ONE, 16(3), e0247881.

Altun, A., et al. (2024). The Impact of Emergency Department Overcrowding on Patient Care and Staff Burnout. Journal of Emergency Management, 15(2), 101-115.

Boldori, H. M., Ciconet, R. M., Viegas, K., Schaefer, R., & Santos, M. N. Dos. (2021). Cross-cultural adaptation of the scale National Emergency Department Overcrowding Score (NEDOCS) for use in Brazil. Revista Gaucha de Enfermagem, 42, 1–11.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Nurkharisma, I. N., Wahyudi, B., & Mulyani, K. (2025). Pengaruh Kualitas Rekam Medis Elektronik Terhadap Kepuasan Tenaga Kesehatan dengan Kepatuhan Sebagai Variabel Mediasi. Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(2), 1277-1290.

Savioli, G., Ceresa, I. F., Gri, N., Piccini, G. B., Longhitano, Y., Zanza, C., Piccioni, A., Esposito, C., Ricevuti, G., & Bressan, M. A. (2022). Emergency Department Overcrowding: Understanding the Factors to Find Corresponding Solutions. Journal of Personalized Medicine, 12(2).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. (2023). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2023 Nomor 68. Sekretariat Negara. Jakarta.

Zafar, Z., Ashraf, N., Alamgir, W., Rehman, A., Qurat-Ul-ain, & Ilyas, S. (2023). Comparison of the International Crowding Measure in Emergency Departments (ICMED) and the National Emergency Department Overcrowding Study (NEDOCS) in Tertiary Care Hospital to Measure Emergency Department Crowding. Pakistan Armed Forces Medical Journal, 73(1), 3–7.

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.