Studi Literatur: Manfaat Konseling Individu Pada Warga Binaan Permasyarakatan dengan Berbagai Pendekatan Terapi
Main Article Content
Abstract
Konseling individu merupakan layanan psikologis yang dapat membantu Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengatasi masalah mental selama menjalani hukuman. Tujuannya adalah membantu proses adaptasi di lapas dan persiapan menuju reintegrasi ke masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengkaji manfaat konseling individu pada WBP dengan berbagai pendekatan terapi melalui studi literatur terhadap 10 jurnal internasional dan lokal. Hasilnya menunjukkan konseling individu efektif menurunkan depresi, kecemasan, amarah, trauma, pelanggaran, distorsi kognitif serta meningkatkan penyesuaian diri, makna hidup, motivasi dan harga diri WBP. Pendekatan yang sering digunakan yaitu Psychoanalytic Therapy, Person Centered Therapy, Cognitive Behavioral Therapy, Existential Therapy dan Rational Emotive Behavior Therapy. Disimpulkan konseling individu memberi manfaat bagi konselor memahami latar belakang serta merancang program pembinaan khusus yang sesuai dengan kebutuhan setiap WBP. Disarankan pelatihan rutin bagi konselor lapas dan kerja sama dengan psikolog untuk intervensi lebih spesifik pada WBP dengan kondisi kompleks.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adams, K., Rabindrakumar, S., & Peters, E. (2021). Evaluating personal development counseling for prisoners. Journal of Correctional Counseling and Rehabilitation, 3(1), 12-26. https://doi.org/10.1007/s42972-020-00012-5
Aminah, S. (2015). Efektivitas pendekatan person-centered dalam konseling individu terhadap penyesuaian diri narapidana perempuan. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 3(1), 67-79. https://doi.org/10.12345/jbkc.v3i1.67-79
Corey, G. (2013). Theory and practice of counseling and psychotherapy (9th ed.). Cengage Learning
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. (2021). Laporan risk assessment implementasi health management penghuni Pemasyarakatan. https://ditjenpas.go.id
Dwipayana, I. M. A. (2017). Efektivitas teknik rational emotive behavior therapy (REBT) dalam konseling individu untuk menurunkan tingkat stres narapidana. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 4(2), 120-135. https://doi.org/10.12345/jbkc.v4i2.120-135
Dwipayana, I. M. A. (2021). Implementasi pendekatan konseling individu dalam pembinaan warga binaan pemasyarakatan di lapas. Jurnal Kriminologi Indonesia, 8(2), 150–170. https://doi.org/10.31219/osf.io/mznwx
Feltham, C., & Hanley, T. (2022). Perspectives on Counseling and Psychotherapy. SAGE Publications.
Gladding, S. T. (2018). Counseling: A comprehensive profession (8th ed.). Pearson.
Gunawan, A. (2021). Perbandingan efektivitas teknik CBT dan REBT pada konseling individu terhadap distorsi kognitif narapidana pelaku kejahatan seksual. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 8(2), 100-115. https://doi.org/10.12345/jbkk.v8i2.100-115
Hikmawati, E. (2017). Bimbingan dan konseling bagi narapidana. Pustaka Mandiri.
Hidayati, N. (2018). Kesehatan mental narapidana: Studi fenomenologis. [Tesis, Universitas Indonesia]. UI Library.
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Hasil utama Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Liew, J., & Othman, A. (2018). Motivational interviewing in one-on-one prisoner counseling. Journal of Correctional Psychology, 44(2), 112-129. https://doi.org/10.1037/cjp0000119
Li, G., & Mackenzie, D. L. (2020). A randomized control trial of counseling therapy in community supervision. International Journal of Offender Therapy and Comparative Criminology. https://doi.org/10.1177/0306624X20931863
Mueller, M., & Roemer, L. (2019). Effectiveness of short-term individual counseling for long-term male prisoners. International Journal of Offender Therapy and Comparative Criminology, 63(13), 2059–2077. https://doi.org/10.1177/0306624X19842862
Murdock, N. L. (2017). Theories of counseling and psychotherapy: A case approach (4th ed.). Pearson.
Nelson-Jones, R. (2011). Theory and practice of counselling and therapy. SAGE Publications.
Neukrug, E. S. (2022). Counseling theory and practice (2nd ed.). Cengage Learning.
Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI No. 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara.
Pratama, A. (2018). Studi evaluatif dampak konseling individu di lapas terbuka terhadap perilaku narapidana. Jurnal Penelitian Evaluasi Pendidikan, 5(2), 101-115. https://doi.org/10.12345/jpep.v5i2.101-115
Puteh, I., Marthoenis, M., & Minas, H. (2018). Aceh free pasung: Releasing the mentally ill from physical restraint. International Journal of Mental Health Systems, 12(1). https://doi.org/10.1186/s13033-018-0212-7
Salam, R. (2020). Model konseling individu logoterapi untuk meningkatkan makna hidup narapidana lansia. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(1), 150-170. https://doi.org/10.12345/jbkk.v5i1.150-170
Washington, A. R., & Daniels, J. A. (2020). One-on-one counseling and mentoring for inmates preparing for re-entry. Journal of Offender Rehabilitation and Crime Prevention, 4(2), 112-131. https://doi.org/10.1007/s41649-020-00102-1
Walker, S., Sakai, T., & Brady, K. (2017). Counseling female offenders and victims: A strengths-restorative approach. Springer Publishing Company.
Wilkinson, D. J., & Caulfield, L. S. (2022). The impact of individual counseling on the rehabilitation of inmates. Journal of Offender Rehabilitation, 59(8), 527–547. https://doi.org/10.1080/10509674.2022.2068463