Pengaruh Kemampuan Komunikasi Interpersonal Terhadap Kesepian Pada Pengguna Media Sosial

Main Article Content

Susanti Susanti
Ahmad Ridfah
Rahmat Permadi

Abstract

Kemampuan komunikasi interpersonal merupakan komunikasi yang dilakukan dalam suatu hubungan antara dua orang atau lebih, baik secara verbal maupun nonverbal. Sedangkan, kesepian adalah kondisi tidak menyenangkan yang disebabkan ketidakpuasaan pada hubungan secara kualitas dan kuantitas. Masalah kesepian terjadi pada pengguna media sosial, ditunjukkan dengan kemampuan komunikasi interpersonal yang kurang efektif di dunia offline. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan komunikasi interpersonal terhadap kesepian pada pengguna media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik accidental sampling dalam pengambilan sampel. Subjek dalam penelitian ini sejumlah 302 pengguna media sosial yang berusia 15-22 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan dua skala yaitu skala kemampuan komunikasi interpersonal dan kesepian. Hasil uji hipotesis dengan menggunakan regresi binary logistik menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi interpersonal mempengaruhi kesepian pada pengguna media sosial sebesar 23,9%. Hasil korelasi antar aspek dari variabel kemampuan komunikasi interpersonal dengan variabel kesepian pada pengguna media sosial menunjukkan korelasi negatif. Penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan komunikasi interpersonal pada pengguna media sosial sehingga dapat mengurangi tingkat kesepian pada pengguna media sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Susanti, S., Ridfah, A. ., & Permadi, R. . (2024). Pengaruh Kemampuan Komunikasi Interpersonal Terhadap Kesepian Pada Pengguna Media Sosial . ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(1), 464–478. https://doi.org/10.56799/jim.v4i1.7360
Section
Articles

References

Ainunsiah, S., Wulandari, D. R., & Yusaput, M. I. (2023). Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Perasaan Kesepian Pada Remaja (Studi Pada Siswa-Siswi Kelas XI MAN 2 Parigi). Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 289-296.

Akbag, M., & Imamoglu, S. E. (2010). The Prediction of Gender and AttachmentStyles on Shame, Guilt, and Loneliness. Educational Sciences: Theory and Practice, 10(2), 669-682.

Aranditio, S.. (2023, Mei 7). Maraknya Kasus Bunuh Diri dan Risiko Kesepian di Jakarta. Kompas.id. Diakses pada Rabu 18 Oktober 2023 dari https://www.kompas.id/baca/metro/2023/05/05/marak-kasus-bunuh-diridan-resiko kesepian-di-jakarta-1

Ardan, A. F. (2024). Komunikasi Interpersonal Dalam Era Digital Tantangan Dan Peluang. Arima: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 1(3), 99-104.

Argyle, M. (2013). Bodily communication. Routledge.

Aulya, A., Lubis, H., & Rasyid, M. (2022). Pengaruh kerinduan akan rumah dankelekatan teman sebaya terhadap stres akademik. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(2), 307-19.

Bienvenu Sr, M. J. (1971). An interpersonal communication inventory. Journal of communication, 21(4), 381-388.

Di Gangi, P. M., & Wasko, M. M. (2016). Social media engagement theory: Exploring the influence of user engagement on social media usage. Journal of Organizational and End User Computing (JOEUC), 28(2), 53-73.

Endah, N., Rohaeti, E. E., & Supriatna, E. (2021). Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas Xi SMA Negeri 1 Margaasih Kabupaten Bandung. FOKUS: Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan, 4(2), 121-128.

Fikrie, F., & Hermina, C. (2019). Perbedaan kesepian pada mahasiswa tahun pertama dan kedua. Naskah Prosiding Temilnas XI IPPI, 242-247.

Jong-Gierveld, D. J., & Van Tilburg, T. (1999). Living arrangements of older adults in the Netherlands and Italy: Coresidence values and behaviour and their consequences for loneliness. Journal of Cross-Cultural Gerontology, 14(1), 1-14.

Gross, J. J. (2002). Emotion regulation: Affective, cognitive, and social consequences. Psychophysiology, 39(3), 281-291.

Hanum, I. L. (2020). Pengaruh kemampuan komunikasi interpersonal terhadap penggunaan internet bermasalah dimediasi oleh kesepian pengguna akun roleplayer (Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).

Hidayati, D. S. (2018). Family function dan loneliness pada remaja dengan orang tua tunggal. Jurnal ilmiah psikologi terapan, 6(1), 54-62.

Jong-Gierveld, J., van Tilburg, T. G., & Dykstra, P. A. (2006). Loneliness and social isolation. In The Cambridge handbook of personal relationships (pp. 485-500). Cambridge University Press.

Kankanhalli, A., Tan, B. C., & Wei, K. K. (2005). Understanding seeking from electronic knowledge repositories: An empirical study. Journal of the American Society for Information Science and Technology, 56(11), 1156-1166.

Khaira, A. (2018). Hubungan Antara Kesepian Dengan Pengungkapan Diri Melalui Media Sosial Pada Remaja. (Skripsi, Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar).

Kiliç, S. (2015). Binary logistic regression analysis. Psychiatry and Behavioral Sciences, 5(4), 191-194.

Laughey, D. (2007). Themes in media theory. New York: Open University Press.

McQuail, D. (2003). Teori komunikasi massa. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Mohd Salim, N. A., Roslan, N. S., Hod, R., Zakaria, S. F., & Adam, S. K. (2023, January). Exploring critical components of physician-patient communication: a qualitative study of lay and professional perspectives. In Healthcare, 11(2), 1-18.

Peplau, L.A. (1988). Loneliness; new direction in research. In Participate in the challenge of Mental Health and Psychiatric Nursing in 1988 (pp. 127 142). Psychiatric Nursing Conference.

Peplau, L. A., & Perlman, D. (1979, June). Blueprint for a social psychological theory of loneliness. In Love and attraction: An interpersonal conference pp. 101-110.

Perlman, D., Peplau, L. A., & Goldston, S. E. (1984). Loneliness research: A survey of empirical findings. Preventing the harmful consequences of severe and persistent loneliness, 13, 46.

Perlman, D., & Peplau, L. A. (1998). Loneliness. Encyclopedia of mental health, 2, 571-581.

Pratiwi, D. D. (2015). Analisis kemampuan komunikasi matematis dalam pemecahan masalah matematika sesuai dengan gaya kognitif dan gender. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(2), 131-142

Rakhmat, J. (2015) Psikologi Komunikasi. Bandung

Ratnasari, E. D. (2017, 7 Maret). Media Sosial Justru Membuat Orang Semakin Kesepian. CNN Indonesia. https://www.cnnindonesia.com/gaya hidup/20170306202832-255198237/media-sosial-justru-membuat-orang semakin-kesepian

Subagio, A. W., & Hidayati, F. (2017). Hubungan antara kesepian dengan adiksi smartphone pada siswa sma negeri 2 Bekasi. Jurnal empati, 6(1), 27-33.

Van Tonder, J. I., Jordaan, J., & Esterhuyse, K. (2023). Self-esteem, interpersonal communication competence, and media and technology usage as predictors of loneliness among University students. Sage Open, 13(1), 1-13

Widiyawati, T. L., & Wulandari, D. A. (2021). Pengungkapan Diri Melalui Media Sosial dan Komunikasi Interpersonal Ditinjau dari Jenis Kelamin pada Siswa (Self-Disclosure Through Social Media and Interpersonal Communication Review of Gender of Students). PSIMPHONI, 2(2), 48-57.

Winarso, B. (2014). [Pic of The Day] Infografis Pertumbuhan Internet di Indonesia. Hibry.co.id. Diakses pada Minggu 15 Oktober 2023 dari https://hybrid.co.id/post/pic-day-infografis-pertumbuhan-internet-di indonesia-sepanjang-2014/

Wulandari, R., & Rahmi, A. (2018). Relasi Interpersonal dalam Psikologi Komunikasi. Islamic Communication Journal, 3(1), 56-73.Arinta, Y. N., Nabila, R., Al Umar, A. U. A., Alviani, A. W., & Inawati, Y. (2020). Eksistensi Bank Wakaf Mikro Dan Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Dalam Perspektif Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 6(2), 372-378.

Similar Articles

<< < 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.