Terperangkap atau Terkelola? Dampak FoMO dan Kontrol Diri terhadap Keterlibatan Media Sosial Remaja di Kabupaten Karawang

Main Article Content

M. Wisnu Putra Dewantara
Nita Rohayati
Holy Greata

Abstract

Penggunaan media sosial pada remaja yang semakin meningkat dapat memunculkan Fear of Missing Out (FoMO) serta memengaruhi kontrol diri individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh FoMO dan kontrol diri terhadap keterlibatan penggunaan media sosial pada remaja di Kabupaten Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain asosiatif. Responden penelitian berjumlah 350 remaja usia 15–18 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa FoMO dan kontrol diri berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan penggunaan media sosial pada remaja. FoMO menjadi variabel yang memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan kontrol diri. Selain itu, FoMO dan kontrol diri memberikan kontribusi terhadap keterlibatan penggunaan media sosial sebesar 29,2%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keterlibatan penggunaan media sosial pada remaja dipengaruhi oleh faktor emosional berupa FoMO serta kemampuan kontrol diri individu dalam mengatur penggunaan media sosial secara sehat dan seimbang.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Dewantara, M. W. P., Rohayati, N., & Greata, H. (2026). Terperangkap atau Terkelola? Dampak FoMO dan Kontrol Diri terhadap Keterlibatan Media Sosial Remaja di Kabupaten Karawang. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(5), 15700–15709. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i5.18411
Section
Articles

Similar Articles

<< < 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.