Perspektif Pendidikan Islam Terhadap Transformasi Relasi Kemanusiaan Di Era Teknologi Digital
Main Article Content
Abstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola relasi kemanusiaan, komunikasi sosial, dan praktik pendidikan. Kehadiran media sosial, artificial intelligence (AI), serta berbagai platform digital tidak hanya memberikan kemudahan akses informasi, tetapi juga memunculkan berbagai persoalan seperti degradasi moral, krisis empati, individualisme digital, penyebaran hoaks, dan cyberbullying yang berpotensi mengurangi nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi relasi kemanusiaan di era digital dalam perspektif pendidikan Islam serta merumuskan konsep pendidikan Islam sebagai upaya humanisasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai literatur yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam memandang manusia sebagai makhluk multidimensional yang memiliki dimensi biologis, intelektual, spiritual, dan sosial serta berperan sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi. Transformasi digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan berupa gejala dehumanisasi digital. Dalam konteks tersebut, pendidikan Islam berperan sebagai instrumen humanisasi digital melalui penguatan spiritualitas, akhlak, etika digital, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini menawarkan model Pendidikan Islam Humanis-Digital yang berlandaskan spiritualitas digital, etika digital Islam, literasi teknologi yang kritis, serta penguatan relasi kemanusiaan berbasis nilai ukhuwah dan kemaslahatan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.