Manajemen Inovasi Budaya Pesantren dalam Memperkuat Identitas Lembaga Pendidikan Islam: Studi Pada Pondok Pesantren Asy-Syafa’ah Jember
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen inovasi budaya pesantren dalam memperkuat identitas lembaga pendidikan Islam di Pondok Pesantren Asy-Syafa’ah Jember. Penelitian dilatarbelakangi oleh tantangan globalisasi dan modernisasi yang mendorong pesantren untuk berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional sebagai identitas lembaga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap pengasuh, pengurus, ustaz, santri, serta alumni pesantren. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen inovasi budaya dilakukan melalui pelestarian tradisi pesantren, pemanfaatan media digital, pengembangan program sosial-keagamaan, serta strategi komunikasi yang adaptif. Inovasi tersebut mampu memperkuat identitas lembaga, meningkatkan citra positif dan kepercayaan masyarakat, serta menjaga eksistensi pesantren di tengah persaingan pendidikan modern tanpa menghilangkan nilai-nilai dasar pendidikan Islam. Temuan ini menegaskan bahwa inovasi budaya menjadi strategi penting dalam membangun identitas lembaga pendidikan Islam yang adaptif, berdaya saing, dan tetap berlandaskan nilai-nilai pesantren.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.