Ekspektasi Pernikahan dan Kebersyukuran sebagai Prediktor Kepuasan Pernikahan pada Pasangan di Kabupaten Karawang
Main Article Content
Abstract
Kepuasan pernikahan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas dan keberlangsungan kehidupan rumah tangga. Tingginya angka perceraian di Jawa Barat yang mencapai 98.903 kasus pada tahun 2025, termasuk di Kabupaten Karawang, menunjukkan pentingnya mengkaji faktor-faktor yang dapat memengaruhi kepuasan pernikahan, di antaranya ekspektasi pernikahan dan kebersyukuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ekspektasi pernikahan dan kebersyukuran terhadap kepuasan pernikahan pada individu yang telah menikah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Sebanyak 376 responden yang berstatus menikah dan berdomisili di Kabupaten Karawang terlibat dalam penelitian ini. Data dikumpulkan menggunakan tiga instrumen, yaitu ENRICH Marital Satisfaction Scale (EMS), Marital Expectation Scale (MES), dan Gratitude Questionnaire–Six Item Form (GQ-6). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspektasi pernikahan dan kebersyukuran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pernikahan, baik secara parsial maupun simultan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi ekspektasi pernikahan dan kebersyukuran yang dimiliki individu, semakin tinggi pula tingkat kepuasan pernikahan yang dirasakan. Dengan demikian, ekspektasi pernikahan dan kebersyukuran menjadi faktor psikologis yang berperan dalam membentuk kepuasan pernikahan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.