Transformasi Manajemen Kurikulum PAUD di Era Merdeka Belajar: Studi Implementatif di Lembaga PAUD
Main Article Content
Abstract
Perubahan kebijakan pendidikan melalui program Merdeka Belajar memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap sistem pengelolaan kurikulum di Indonesia, khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) (Direktorat PAUD, 2022). Perubahan tersebut menuntut adanya penyesuaian dalam manajemen kurikulum agar lebih fleksibel, adaptif, serta berorientasi pada kebutuhan peserta didik (Mulyasa, 2019). Dalam perkembangan pendidikan saat ini, pendekatan pembelajaran tidak lagi menitikberatkan pada hafalan, melainkan mengarah pada pembelajaran mendalam (deep learning) yang menekankan pemahaman konsep serta pengalaman belajar yang bermakna (Suyadi, 2021). Oleh sebab itu, transformasi dalam manajemen kurikulum menjadi faktor penting dalam mendukung pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan zaman (Sugiyono, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi manajemen kurikulum PAUD yang mencakup aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran (Moleong, 2018). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif guna memahami fenomena secara mendalam (Sugiyono, 2020). Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, serta dokumentasi (Moleong, 2018). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kurikulum mengalami perubahan menuju sistem yang lebih fleksibel dan berorientasi pada pembelajaran bermakna (Mulyasa, 2019). Akan tetapi, masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan pemahaman guru serta minimnya pelatihan (Suyadi, 2021). Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pendidik menjadi hal yang diperlukan agar proses transformasi dapat berjalan secara optimal (Direktorat PAUD, 2022).
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.