Pengaruh Kesiapan Kerja dan Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Murti Arta Surabaya
Main Article Content
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana kinerja karyawan di PT Murti Arta Surabaya dipengaruhi oleh persiapan kerja dan pelatihan. Penelitian ini menyelidiki hubungan antara variabel dependen, kinerja karyawan, dan faktor independen, kesiapan kerja dan pelatihan, menggunakan metode kuantitatif dan asosiatif. Analisis regresi merupakan salah satu teknik statistik yang digunakan untuk menilai data yang dikumpulkan melalui survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja karyawan meningkat secara signifikan dengan adanya pelatihan dan kesiapan kerja. Kapasitas karyawan untuk melakukan pekerjaan secara efektif sangat ditingkatkan oleh persiapan kerja, yang meliputi pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan mental. Selain itu, pelatihan sangat penting dalam meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan sikap kerja karyawan, yang semuanya mengarah pada peningkatan kinerja. Kedua faktor tersebut, kesiapan kerja dan pelatihan, secara bersamaan menjelaskan 69,4% variasi kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan pentingnya perusahaan untuk mengembangkan kesiapan kerja dan pelatihan berkelanjutan guna meningkatkan kinerja karyawan serta mencapai tujuan organisasi yang optimal.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Al-Sabbah, S., Al-Syaidh, N., & Al-Qudah, S. (2024). Digital transformation, training, and employee performance: The mediating role of work readiness. Journal of Innovation & Knowledge, 9(1), 100451. doi:10.1016/j.jik.2023.100451
Caballero, C. L., et al. (2011). Developing a measure of work readiness for graduate employability. Journal of Teaching and Learning for Graduate Employability, 2(2), 41–54.
Caniago, R. V., & Kurniawati, R. (2025). The influence of work discipline and work motivation on employee performance at Hotel Maninjau Indah, Agam Regency, West Sumatra. International Journal of Global Accounting, Management, Education and Entrepreneurship (IJGAME2), 6(1), 1–10.
Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). New York, NY: Pearson Education.
Donald, W. E., Ashleigh, M. J., & Baruch, Y. (2023). Students’ perceptions of employability: The 2020s and beyond. Career Development International, 28(2), 160-176. doi:10.1108/CDI-09-2022-0255
Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 23. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (Edisi ke-10). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gibson, J. L., et al. (2018). Organizations: Behavior, structure, processes (15th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.
Goleman, D. (1995). Emotional intelligence. New York, NY: Bantam Books.
Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2012). Basic econometrics (5th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.
Halilintara, R., & Sobirin. (2022). The influence of training and organizational commitment on employee performance through job satisfaction. Journal of Management and Business.
Harvard Business Review. (2021). Adaptability and organizational performance. Boston, MA: Harvard Business Review.
Hasibuan, M. S. P. (2021). Manajemen sumber daya manusia (Edisi Revisi). Jakarta: Bumi Aksara.
Hidayat, A. (2022). Work engagement: Main factors and supporting factors (Study at PT. ACS Surabaya). Enrichment: Journal of Management, 12(2), 1299–1308. doi:10.35335/enrichment.v12i2.377
Kurniawan, P., & Susanto, N. (2021). Pengaruh pelatihan kerja dan pengalaman kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. ISS Indonesia. Jurnal Arastirma, 1(2), 273–281.
Kurniawati, R. (2023). Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada CV Jackpot Pancing Surabaya (Skripsi tidak diterbitkan). Surabaya: Program Studi Manajemen.
Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Noe, R. A. (2017). Employee training and development (7th ed.). New York, NY: McGraw-Hill Education.
Rivai Zainal, V. (2019). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan: Dari teori ke praktik (Edisi ke-4). Jakarta: Rajawali Pers.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2018). Organizational behavior (18th ed.). New York, NY: Pearson Education.
Sabella, R. I. (2023). Organizational culture transformation and work readiness. International Journal of Human Resource Studies, 2(9). doi:10.59141/comserva.v2i09.563
Sari, N. (2021). Pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen dan Bisnis.
Sedarmayanti. (2018). Sumber daya manusia dan produktivitas kerja. Bandung: Mandar Maju.
Suarta, I. M., Takeutchi, R., & Ishii, T. (2022). Exploring the essential components of work readiness for industry 4.0. International Journal of Instruction, 15(1), 105-122. doi:10.29333/iji.2022.1517a
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suswandayana, K., & Anggraini. (2025). Pengaruh pelatihan, motivasi, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan PT REX Indonesia. Jurnal Manajemen.
Sutrisno, E. (2017). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Kencana.
Wibowo. (2016). Manajemen kinerja. Jakarta: Rajawali Pers.Wijaya, A., & Putri, D. (2022). Pengaruh kesiapan kerja dan pelatihan terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen SDM.
World Economic Forum. (2023). The future of jobs report. Geneva: World Economic Forum.